SSEC

SILIWANGI STARTCOOP ENTREPRENEURSHIP CLASS

  

Pada tanggal 15 Agustus 2021 kemarin telah diadakan pembukaan dari kegiatan yang berjudul Siliwangi Startcoop Entrepreneurship Class, kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara UKM Koperasi Mahasiswa dengan Bidang Ekonomi Kreatif Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Siliwangi. Konsep dari kegiatan ini peserta dibentuk ke dalam satu tim yang beranggotakan 3-5 orang. Setiap tim akan didampingi oleh mentor yang sudah ahli pada sektornya masing-masing. Lalu tim tersebut ditugaskan untuk membuat suatu produk sesuai sektor yang mereka pilih, dengan melalui tahapan pembelajaran yang kemudian produk tersebut akan dijual saat masa inkubasi bisnis. Saat masa inkubasi sudah habis, peserta ditugaskan untuk mengirimkan laporan pendapatannya yang kemudian hasilnya akan dilihat untuk menentukan tim pemenang. Bukan hanya berdasarkan hasil penjualan, tetapi pemenang ditentukan juga dari nilai yang didapatkan tim dari setiap tugas yang panitia berikan. Tiga tim dengan perolehan nilai tertinggilah yang akan mendapatkan uang pembinaan untuk pendidikan bisnisnya. Kegiatan ini terdiri dari beberapa proses tahapan pembelajaran, berikut merupakan tahapannya:

1. Materi yang diberikan: Design Thinking (16 s.d 20 Agustus 2021)
Tujuan dari pemberian materi: Menemukan ide bisnis dari setiap tim.
2. Materi yang diberikan: Business Model Canvas (BMC) (16 s.d 20 Agustus 2021)
Tujuan dari pemberian materi: Menjelaskan kepada peserta mengenai suatu strategi manajemen yang digunakan untuk merancang perancangan bisnis suatu perusahaan berdasarkan proposisi nilai perusahaan, produk, infrastruktur, pelanggan dan keuangan. Pada materi ini peserta ditugaskan untuk mengisi tabel BMC yang bertujuan untuk mempermudah menguraikan ide bisnisnya.
3. Materi yang diberikan: Segmentation, Targeting, Positioning (STP) (16 s.d 20 Agustus 2021)
Tujuan dari pemberian materi: Menjelaskan kepada peserta bagaimana cara untuk mengembangkan pesan dan strategi pemasaran yang sesuai pada segmentasi target audiens tertentu, pada materi ini juga peserta diajarkan mengenai positioning untuk produk usahanya.
4. Materi yang diberikan: Mengelola Keuangan (21 Agustus 2021)
Tujuan dari pemberian materi: Menjelaskan kepada peserta bagaimana cara membuat rancangan anggaran belanja, dan bagaimana cara menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP), Break Even Point (BEP), dan Return of Investment.
5. Materi yang diberikan: Desain Produk dan Branding (22 Agustus 2021)
Tujuan dari pemberian materi: Menjelaskan kepada peserta mengenai bagaimana logo usaha yang baik, dan bagaimana cara membuat desain kemasan produk dan pamphlet.
6. Materi yang diberikan: Sistematika Proposal (25 Agustus 2021)
Tujuan darpemberian mater: Mengajarkan peserta sistematika membuat proposal bisnis yang baik dan benar.
7. Materi yang diberikan: Pembuatan NIB dan Inkubasi Bisnis (31 Agustus 2021)
Tujuan dari pemberian materi: Mengajarkan peserta bagaiamana cara mendapatkan NIB, dan pada materi ini peserta diharapkan mendapatkan laba dari hasil penjualan produk yang sudah mereka buat.

APA KATA PESERTA?

A Yoga – Sektor Platform atau Jasa

Bagaimana cara penyampaian mentor?
“Alhamdulillah, mudah dimengerti. Kalo menurut saya kekurangannya bisa ditambahkan real studi kasus di lapangan, biar bisa lebih ngena dan gak fokus hanya di teori.”

Bagaimana kesan dan pesan aa selama mengikuti kegiatan ini?
“Event yg diadakan oleh Kopma dan Ekotif BEM US sangat keren, good banget. Ngebantu mahasiswa utk ngedapetin bimbingan usaha dari mentor yang mumpuni dibidangnya dan juga bisa menemukan tim utk berbisnis. Teruslah untuk berkembang menjadi baik, lebih baik, sangat baik. Belajar dari kesalahan.”

Apa hambatan aa selama mengikuti kegiatan ini?
“Kalo secara personal, saya lebih ke bentrok di waktu sih kurang fokus dan kurang Tanyatanya atau bimbingan secara personal.”

Apa ketercapaian aa dalam kegiatan ini?
“Goals dari materi yang telah disampaikan sangat terasa, ternyata bikin bisnis itu ada polanya ya… Membantu saya untuk menemukan ide dan memetakannnya. Selain itu, saya mendapatkan kelompok bisnis yang mampu mewujudkan gagasan menjadi kenyataan.”

Teh Ayu – Sektor Kesehatan/Kecantikan

Bagaimana cara penyampaian mentor?
“Menurut saya penyampaiannya sangat bagus. Apalagi mentornya juga yang sudah ahli di bidangnya.”

Bagaimana kesan dan pesan teteh selama mengikuti kegiatan ini?
“Kesannya luar biasa. Pesannya semoga bisa diadain offline :D”

Apa hambatan teteh selama mengikuti kegiatan ini?
“Waktu teh, saya gabisa ikutan full karena sambil kerja dan kuliah.”

Apa ketercapaian teteh dalam kegiatan ini?
“Banyak banget teh, pokonya bermanfaat banget kegiatannya. Banyak banget ilmu yang saya dapet trs insyaallah bisa saya apply juga.”

Teh Galuh – Sektor Kuliner

Bagaimana cara penyampaian mentor?
“Cara penyampaian mentor sudah baik dan responsif juga, tetapi karena kesibukan lain sehingga mentor kurang meluangkan waktunya untuk membimbing tim.”

Bagaimana kesan dan pesan teteh selama mengikuti kegiatan ini?
“Seru karena bisa berkomunikasi dengan adik tingkat, dan bisa saling sharing pengalaman. Untuk acara SSEC selanjutnya lebih dioptimalkan lagi, dan komunikasi antara panitia dan peserta lebih ditingkatkan lagi”

Apa hambatan teteh selama mengikuti kegiatan ini?
“Ada bentrok dengan kuliah, kebingungan saat ingin diskusi mengenai tugas.”

Apa ketercapaian teteh dalam kegiatan ini?
“Lebih bisa mempromosikan lagi, dan lebih bisa membangun bisnis yang sudah dirancang.”

Teh Sindi – Sektor Handycraft

Bagaimana cara penyampaian mentor?
“Kalo menurut aku, mentor sektor handycraft dalam penyampaian materi sangat baik dan alhamdulilah bisa dimengerti, insyaaloh gaada kekurangan.”

Bagaimana kesan dan pesan teteh selama mengikuti kegiatan ini?
“Kesannya seneng bisa nambah ilmu baru, pengalaman baru,teman baru kemudian ilmunya juga bisa dipraktikan langsung sma tim. Pesannya semoga kedepannya kegiatan SSEC bisa terus terselenggara dan mohon untuk waktunya bisa lebih disesuaikan sama peserta biar bisa ikut semua pas materi, untuk penyampaian informasi penugasan juga bisa disampaikan dari jauh jauh hari biar ada persiapan buat pengerjaan tugasnya.”

Apa hambatan teteh selama mengikuti kegiatan ini?
“Kebetulan anggota tim aku tempat tinggal nya beda semua dan dari luar tasik jadi buat bikin produk nya susah gabisa barengan, terus info kelas dan juga tugas seringkali mendadak jdi buat tim kita kurang persiapan.”

Apa ketercapaian teteh dalam kegiatan ini?
“Pencapaian dari kegiatan ini buat aku itu tau bagaimana buat BMC, urutan bikin proposal yang baik buat pengajuan usaha.”